Memahami Tradisi Sangjit dalam Budaya Perkawinan Tionghoa

### Memahami Tradisi Sangjit dalam Budaya Perkawinan Tionghoa

Sangjit, sebuah tradisi yang kaya akan makna dan simbolisme, telah menjadi bagian integral dari pernikahan Tionghoa selama berabad-abad. Tradisi ini melibatkan serangkaian ritual dan pemberian harta yang dilakukan oleh pihak keluarga mempelai pria kepada pihak keluarga mempelai wanita sebagai tanda keseriusan dalam menjalin ikatan pernikahan. Mari kita telusuri lebih dalam tentang tradisi Sangjit dan maknanya dalam budaya perkawinan Tionghoa.

#### Apa Itu Sangjit?

Sangjit merupakan bagian dari serangkaian ritual tradisional dalam pernikahan Tionghoa. Secara harfiah, “Sangjit” berarti “beras tim” atau “saji tim” dalam bahasa Hokkian, yang merupakan salah satu dialek Tionghoa. Namun, dalam konteks pernikahan, Sangjit merujuk pada serangkaian pemberian harta yang diberikan oleh pihak keluarga mempelai pria kepada pihak keluarga mempelai wanita.

#### Makna dan Simbolisme

1. **Tanda Keseriusan**: Sangjit dianggap sebagai tanda keseriusan dan komitmen dari pihak keluarga mempelai pria untuk membawa kebahagiaan dan kesejahteraan kepada keluarga mempelai wanita.

2. **Simbol Kekayaan dan Kesejahteraan**: Hadiah-hadiah Sangjit, yang biasanya berupa perhiasan, uang, atau barang-barang berharga lainnya, melambangkan kemakmuran dan keberuntungan yang akan dibawa oleh mempelai pria kepada keluarga mempelai wanita.

3. **Simbol Perlindungan**: Beberapa item Sangjit, seperti pisau, gunting, atau cangkul mini, juga memiliki makna simbolis sebagai perlindungan terhadap hal-hal buruk atau hambatan yang mungkin dihadapi oleh pasangan tersebut di masa depan.

4. **Simbol Keterikatan dan Solidaritas**: Melalui proses pemberian Sangjit, kedua belah pihak keluarga menunjukkan keterikatan dan solidaritas mereka dalam mendukung pernikahan dan membantu membangun pondasi yang kokoh bagi hubungan baru yang terbentuk.

#### Serangkaian Ritual Sangjit

Ritual Sangjit biasanya melibatkan beberapa langkah, seperti:

– **Penentuan Barang Sangjit**: Pihak keluarga mempelai pria akan memilih dan menyiapkan barang-barang Sangjit yang akan diberikan kepada pihak keluarga mempelai wanita.

– **Upacara Penyerahan**: Pada hari Sangjit, pihak keluarga mempelai pria akan datang ke rumah keluarga mempelai wanita untuk menyerahkan Sangjit secara resmi. Proses ini sering disertai dengan ucapan syukur dan doa-doa untuk keberkahan pernikahan.

– **Penerimaan dan Pameran Barang**: Pihak keluarga mempelai wanita akan menerima Sangjit dengan gembira. Barang-barang Sangjit kemudian dipamerkan kepada tamu-tamu yang hadir sebagai bentuk penghormatan terhadap kedua keluarga.

– **Pemberian Ucapan Selamat**: Setelah prosesi penyerahan selesai, tamu-tamu akan memberikan ucapan selamat kepada kedua mempelai sebagai tanda dukungan dan doa restu untuk kebahagiaan mereka.

#### Pentingnya Tradisi Sangjit dalam Pernikahan Tionghoa

Meskipun zaman terus berubah dan budaya Tionghoa mengalami berbagai transformasi, tradisi Sangjit tetap dijunjung tinggi dan diwariskan dari generasi ke generasi. Ini bukan hanya sekadar serangkaian ritual, tetapi juga simbol dari nilai-nilai keluarga, kekayaan budaya, dan kebersamaan yang mewarnai pernikahan dalam komunitas Tionghoa.

Tradisi Sangjit mengingatkan kita akan pentingnya menghormati dan merayakan warisan budaya, serta memperkuat ikatan antargenerasi dalam sebuah keluarga. Melalui prosesi Sangjit, harapannya adalah pernikahan tidak hanya menjadi peristiwa pribadi, tetapi juga momentum bagi penyatuan dua keluarga yang membawa kebahagiaan, kedamaian, dan kemakmuran bagi semua yang terlibat.

Semoga artikel ini bermanfaat buat kamu, jika kamu suka artikel ini, yuk sebarkan artikel ini ke pasangan atau teman-temanmu biar mereka juga bisa dapat manfaatnya.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Email

Mungkin Kamu Juga Akan Suka Artikel Ini…